Menuju PIQ Masa Depan (1)
Oleh : Ust. R.H. Taufiqurrahman
Hasil diskusi tiada henti antara para gus dan sesepuh alumni yang kemudian dilanjutkan dalam Lokakarya Alumni, dan terakhir, hasilnya dipresentasikan dalam acara Reuni Akbar & Haflah PIQ ke-34, Ahad 5 Mei 2012 lalu, merupakan titik bersejarah dalam menggagas dan merintis The New PIQ di masa depan.
Laksana bola salju yang terus menggelinding, wacana itu kini akan terus diperbincangkan dan tentunya harus selalu ditindaklanjuti dengan langkah-langkah riil. Perlunya, agar mimpi itu tidak berhenti hanya sekedar wacana belaka sehingga bak mimpi basah yang tak menghasilkan apapun kecuali bercak.
Perayaan Milad Kiai ke-85, Apa Yang Bisa Diteladani?
Sudah seminggu berlalu (15/04/12) acara perayaan milad maha guru kita semua, hadratusy syaikh KHM. Basori Alwi yang ke-85. Acara milad tahun ini begitu istimewa, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Ada dua hal yang menjadikan perayaan milad Kiai kali ini begitu istimewa. Pertama, dihadiri oleh dua murid senior beliau, ustadz H. Misbahul Munir (khottot Kiai semasa di pesantren) dan ustadz Prof. Dr. H. Ishom Yusqi. Kedua, di tanggal yang sama, juga diadakan acara lokakarya yang membahas konsep grand design PIQ Masa Depan, mega proyek pengembangan PIQ (hasilnya akan dipaparkan di acara reuni). Hal ini merupakan kado terbesar dan istimewa bagi Kiai.
Catatan Perjalanan “Misionaris Undangan”
Kalau dulu ada sebutan “Misionaris Donatur” ketika menyebarkan proposal donatur, sekarang ada julukan “Misionaris Undangan”. Bahkan ada yang menyebut "Pemburu Kitab Suci". Hehe..
Kemarin (9-10 April 2012) panitia reuni 2012, yaitu Gus Khoiron, Ust Ghofur, Yek Bakar, Cak Makmuri, dan Ulil Abshar, keliling ke beberapa kota untuk mengedarkan undangan reuni. Kota yang disinggahi merupakan kota dengan basis alumni yang banyak, yaitu Pasuruan, Pandaan, Bangil, Sidoarjo, Surabaya, Gresik, dan Mojokerto.


